Analisis risiko
Merupakan metode untuk mengidentifikasi peluang terjadi hal
yang tidak diinginkan dalam sebuah aktivitas. Maka dari itu perlu dilakukannya
analisis risiko untuk mengukur , mengklasifikasi , aspek kebijakan dan peluang
terjadinya risiko . ada 5 tahapan analisis risiko menurut ibu sri mulyani ,
yaitu :
1.
Melihat sop yang ada .
2.
Mengukur peluang terjadinya risiko ( parameter
nya hampir pasti terjadi , sering terjadi , kadang erjadi , jarang terjadi dan
hampir tidak jadi) .
3.
Mengukur akibat yang mungkin bisa terjadi oleh risiko
yang tadi di perkirakan ( parameter nya sangat penting , penting , moderat ,
minor , dan tidak penting) .
4.
Memastikan tingkat risiko menggunakan matriks analisis
risiko .
5.
Membuat peta
risiko dibantu dengan matrik analisis risiko .
Dalam menganalisis risiko ada 3 tipe analisis , yaitu :
1.
analisis kualitatif
menggunakan kata dalam menggambarkan risiko
(deskriptif) dengan parameter yang ada ( tinggi , sedang , rendah) .
2.
analisis semi- kuantitatif
menggunakan angka sebagai nilai dalam menggambarkan
risiko
3.
analisis kuantitatif
menggunakan nilai numerik dalam menggambarkan
risiko
berikut adalah jenis risiko yang mungkin bisa terjadi , yaitu
:
1.
risiko spekulatif ( speculative risk)
melihat risiko dari untung rugi suatu
kegiatan seperti pada saham .
2.
risiko murni ( pure risk)
melihat peluang terjadinya kerugian seperti
bencana alam .
3.
risiko fundamental
risiko yang terjadi pada semua aspek
perusahaan dengan kerugian yang fantastis.
4.
Risiko khusus
Risiko yang dialami oleh individu masing-masing
.
5.
Risiko dinamis
Risiko yang terjadi oleh teknologi yang
berkembang dengan cepat .
Setelah melihat risiko yang ada maka kita
akan menanggulangi risiko tersebut , metode yang dilakukan yaitu :
1.
Meminimalisir kegiatan yang menyebabkan
terjadinya risiko tersebut
2.
Memaklumi terjadinya kerugian untuk keuntungan
dimasa depan .
3.
Mengkontrol risiko yang ada dengan menghadapi
lebih cermat .
4.
Dilakukan oleh ahli .
Terdapat 4 tipe risiko , yaitu :
a.
Risiko internal
Bersumber dari dalam perusahaan seperti kecelakaan kerja .
b.
Risiko eksternal
Bersumber dari luar perusahaan seperti persaingan antar perusahaan .
c.
Risiko jangka pendek
Diakibatkan oleh ketidakmampuan dalam menanggulangi masalah dalam waktu dekat
seperti urusan mendadak .
d.
Risiko jangka panjang
Diakibatkan
oleh perusahaan yang tidak bisa mengatasi masalah di masa depan seperti hutang
dan pengerjaan proyek .
daftar pustaka
https://accurate.id/ekonomi-keuangan/pengertian-tujuan-dan-tahapan-audit-keuangan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar