Kamis, 22 April 2021

kontrol internal , ruang lingkup , sistem kontrol internal , control objecives , control risk , management control , framework dan application control framework dan corporate IT governance

 # Kontrol Internal 

    merupakan bentuk pengendalian berupa transaksi , output berjalan dengan semestinya seperti informasi keuangan yang akurat agar dapat dipercaya individu dalam organisasi . pengendalian nya bisa berupa aset yang dikelola menjadi lebih baik . kontrol internal berfungsi mengatur sistem yang sudah dijalankan berjalan dengan semestinya dan mengidentifikasi permasalahan yang ada . tujuan dilakukannya kontrol internal yaitu : 

1. menjaga aset organisasi 

2. memeriksa dan identifikasi pengeluaran organisasi .

3. menjaga pengeluaran perusahaan lebih efisien .

4. menjaga standarisasi SDM di perusahaan .


# Ruang Lingkup Kontrol Lingkungan 

- Menelusuri reliabilitas dan integritas informasi keuangan dan operasi serta teknologi yang digunakan untuk mengidentifikasi , mengukur dan mengkurasi laporan yang ada .

- Menelusuri sistem untuk melihat standarisasi dilakukan dengan tepat .

-  Melindungi teknologi yang digunakan organisasi .

- menilai efisiensi sumbar daya yang digunakan .

- melihat keaslian informasi apakah hasilnya tepat sasaran .


# Sistem Kontrol Internal 

    manajemen perusahaan harus memperhatikan bahwa sistem kendali internal pada perusahaan bekerja dengan baik dalam arti membantu perusahaan dalam berkembang serta memenuhi kebutuhan sumber informasi di perusahaan . hal ini nantinya sebagai kebutuhan bisnis yang efektif pada pemilihan informasi .

# Kontrol Objectives (COBIT)

    merupakan tools dalam melakukan audit guna mendukung kebuuhan manajemen dalam menentukan kegiatan serta keamanan dan kendali dalam organisasi . COBIT dikembangkan oleh IT Governance institute yang merupakan bagian dari Information Sysyem Audit and Control Associaion (ISACA) . COBIT berfokus pada orientasi bisnis dimana setiap individu dapat menjaga hal tersebut . diluncurkan tahun 1992 dan dipublikasikan pada 1996 oleh ISACF , ISACA , dan ITGI . kemudian di 1998 - 200 merupakan versi ke-3 serta di tahun 2000-2005 merupakan versi 4 . Cobit bermanfaat bagi auditor dalam mengidentifikasi IT controls issues dalam memperoleh keyakinan atas kehandalan sistem aplikasi yang digunakan . 

# Kontrol Risk 

    merupakan risiko dimana hasil pemeriksaan auditor belum menemui titik temu yang memungkinkan audior eksternal memberikan opini yang tidak benar terhadap laporan audit . jones dan rama berpendapan bahwa ada 4 resiko , yaitu : 

1. execuion risks.

2. information risks.

3. asset protection risks.

4. performance risks.


# Manajemen Control 

    terdapat top management control yaitu : 

1. planning : meliputi penilaian aset , arahan strategis serta pengembangan . 

2. operasional plan : meliputi progress report , initiative tobe undertaken , rencana implementasi.

3. organisasi : meliputi mengumpulkan dan mengelola sda , managemen staff , performance management , dan pemberhentian staff hormat / tidak hormat . 

4. leading : mengarahkan staff agar tujuan yang dicapai terlaksana , melihat kualitas leader ,                                       berkomunikasi .


# Application Conrol 

     merupakan sistem pengendalian internal yang berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan dalam suatu proses pengelolaan data sehingga berhubungan dengan keakuratan dan kelengkapan data yang diproses melalui aplikasi .  pengendalian aplikasi terdiri dari : 

1. pengendalian atas masukan (input) 

    merupakan tahap komputerasi sistem yang krusial dimana terdapat resiko seperti kesalahan data yang disengaja dan penulisan yang tidak jelas sehingga kesulitan dalam measukkan data . didalam input terdapat 5 tipe pengendalian masukan yaitu : 

a. batch system : data diolah dalam satu kelompok dokumen .

b. on-line real time entry : data dimasukkan langsung oleh tiap individu .

c . prevention : menyiapkan buku manual cara memasukkan sebuah data ke komputer . 

d. detection : memvalidasi kesesuaian kode / identias  / pin / akun id yang di entry didalam file komputer .

e. correction : disusun prosedur pembetulan data apabila ada yang salah di sistem ( jika salah di lakukan pengimputan kembali) 

2. pengendalian  atas pengolahan (processing) 

 merupakan pengendalian agar data jangan sampai error karena kesalahan proses yang terjadi karena kesalahan logika program , rumus , uruta, dll ) .

3. pengendalian atas keluaran ( output) 

    merupakan pengendalian agar mendeteksi data yang diberikan tidak akurat , tidak lengkap , tidak mutakhir dan tepat sasaran . 


#Corporate IT Governance 

   Good corporate governance  merupakan suatu struktur tata kelola perusahaan yang mengatur hubungan dewan komisaris , direksi , pemegang saham dan stakeholder yang membatasi kewenangan guna mencegah penyalahgunaan aset , transparansi guna mendukung kepentingan perusahaan . lalu IT governance merupakan pilar utama dari GCG untuk memberikan standarisasi , tata kelola yang berstandar internasional sehingga diterima dan teruji . IT governance membuat teknologi di perusahaan lebih terkontrol , efisien dan efektif . framework pada IT governance meliputi COBIT , ITIL , ISO 27001, ISO 38500 , TOGAF dan PMBOK dimana pengaplikasiannya sesuai dengan keperluan .

    


daftar pustaka 

http://ditafalah.blogspot.com/ 

http://adityanugroho730.blogspot.com/

    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar